Cara-cara ngirit bensin

A . Jika anda mengisi bensin , agar tangki mobil anda tidak diisi sampai tumpah .

B . Hendaknya selalu memperhatikan bahwa mengocok pedal gas, dapat membanjiri karburator dan pada gilirannya menyebabkan bahan bakar terbuang .

C . Hindari pemanasan kendaraan dengan waktu yang lama sesudah dihidupkan. Sebaiknya pemanasan dilakukan sambil berjalan dengan kecepatan rendah , hanya beberapa km/jam, Choke hanya dipakai apabila bahan bakar tidak naik, dengan menggunakan choke bercampuran bahan bakar dengan udara menjadi gemuk, sehingga pemakaian bahan bakar menjadi boros .

D. Biasakan menentukan tujuan terlebih dahulu sebelum berpergian. Sebaiknya juga dipertimbangkan, apakah tidak lebih baik pergi dengan atau tanpa mobil, apabila jaraknya dekat atau bila tersedia sarana angkutan alternatif yang cukup memadai.

E. Rute perjalanan yang tepat dapat membantu kearah penghematan bahan bakar. Sebelum berangkat sebaiknya direncanakan dulu rute yang akan ditempuh, disamping itu perlu juga menetapkan rute pengganti (alternative routes) bila ternyata rute yang pertama terjadi kemacetan .

F. Aturlah pemakaian persnelling sesuai dengan kecepatan dan kemampuan mesin anda. Penggunaan gigi rendah untuk kecepatan tinggi akan memakan lebih banyak bahan bakar .

G. Hindari pengereman yang tidak perlu, antara lain :
1). Jika Alat Pengatur Isyarat Lalu Lintas (APILL) di depan anda menyala kuning mendekati merah , angkatlah kaki dari pedal gas anda dan biarkan kendaraan melaju dengan putaran mesin yang semakin lambat dan berhenti . Dengan tetap menginjak pedal gas dan kemudian menginjak pedal rem bila dekat dengan garis lampu, menyebabkan penggunaan bahan bakar yang kurang baik .
2). Membuntuti kendaraan lain dalam jarak yang terlalu dekat adalah berbahaya dan dituntut untuk lebih sering menggunakan rem. Disamping itu akan memboroskan pemakaian bahan bakar, karenanya jagalah jarak antara yang cukup aman.
3).
Anda sebaiknya dapat mengantisipasi pengemudi kendaraan yang berada didepan anda. Mengemudi tanpa kejutan akan menghemat pemakaian bahan bakar dan dapat menambah jarak yang ditempuh sebanyak 1-2 Km per liter bahan bakar.

H. Pada jalan bebas hambatan diusahakan percepatan berlangsung secara perlahan (jangan mendadak), karena percepatan yang mendadak akan memboroskan konsumsi bahan bakar .

I. Untuk memperoleh penghematan bahan bakar di jalan bebas hambatan, jagalah agar tekanan kaki pada pedal gas lemah dan tetap . Teknik menekan gas dengan gaya memompa pedal memboroskan bahan bakar .

J. Bila berada di jalan bebas hambatan, agar di jaga kendaraan melaju dengan kecepatan rata-rata 80Km per jam (lihat kurva gambar V-3). Kecepatan melebihi 80 Km/jam memboroskan bahan bakar .

K. Pada waktu mengemudi didalam kota, dimana kendaraan sering mengalami berhenti dan berjalan (take off) tidak mendadak, melainkan perlahan-lahan .

L. Pakailah rem tangan pada waktu berhenti ditanjakan. Jangan dibiasakan mengerem kendaraan dengan memainkan kopling dan gas .

M. Hindari kebiasaan meletakkan kaki pada pedal kopling pada waktu mengemudi .

N. Pertahankan kecepatan yang moderat. Tahanan angin akan bertambah menurut kecepatan kendaraan, sehingga mesin akan bekerja lebih keras dan akibatnya akan memerlukan bahan bakar yang lebih banyak. Penambahan jarak tempuh sebesar 20% pada kecepatan sekitar 65 Km/jam, apabila dibandingkan dengan kecepatan 100 Km/jam memanfaatkan bahan bakar yang sama . Apabila mempercepat dan memperlambat kendaraan terlalu sering, akan menambah pemakaian bahan bakar .

O. Jangan menekan pedal gas, bila anda hendak mematikan mesin kendaraan, karena bahan bakar akan terbuang percuma

P. Kecepatan konstan dan moderat kendaraan bermotor, akan mengkonsumsi bahan bakar secara lebih hemat oleh sebab itu hindarilah lalu lintas padat, yang memerlukan berkendara sering berhenti dan berjalan (stop and go driving).